Pendapat Para Ahli Tentang Colostrum

Pendapat Para Ahli Tentang Colostrum

Para ahli fisik Ayurveda dan pemimpin spiritual telah menggunakan Colostrum untuk kesehatan fisik dan spiritualnya ebih dari 2000 tahun yang lalu.

Negara – negara Skandinavian telah membuat “Puding Colostrum” siram madu sejak ratusan tahun yang lalu utuk merayakan kelahiran anak sapi dan dalam keadaan sehat. Dan, sampai ditemukannya penisilin dan antibiotik yang lain, colostrum digunakan di USA sebagai antibiotik pada awalnya.

Tetapi hal ini tidak berlanjut sejak 20 tahun yang lalu ketia ahli medis Baran mulai mempelajari keunggulan colostrum untuk kesehatan. Sekarang, lebih dari 2000 ahli dan studi klinis mengenai colostrum telah dipublikasikan oleh banyak dokter dan peneliti medis kelas dunia.

Berikut ini adalah centoh pendapat para ahli:

1. Dr. Donald Hendeson MD

“Ketika saya mendengar beberapa klaim tentang colostrum, saya menentang mereka, sekarang, setelah melihat risetnya, dan melihat hasil yang didapat pasien saya, saya mempercayainya.”

2. Nikki-Marie Welch, MD, Sedona, AZ Townsend Letter for Doctor & Patiens

“Colostrum sangat bermanfaat untuk saya secara personal dan dalam praktek saya. Saya meyakini colostrum sebagai alat bantu terapi yang sangat penting untuk semua pasien saya yang mengalami infeksi kronis, termasuk bakteri, virus, jamur… para pasien yang mendapatkan manfaat paling banyak dari suplemen nutrisi adalah mereka yang menderita sindrom kelelahan kronis, infeksi diare, sinusitis, dan Fibromyalgia.”

3. Daniel S. Bricker, B.S.,

“Colostrum:Implications for Accelerated Recovery in Damaged Muscle and Cartilage, Prevention of Some Pathogenic Disease” The American Chiropractor

“Kandungan faktor pertumbuhan dalam colostrumlah yang betul – betul menarik untuk pasien dewasa. Faktor pertumbuhan yang terdapat dalam colostrum sangatlah banyak dan merupakan harapan besar unutk Bioteknologi”

4. Zoltan Rona, M.D.

“Bovine Colostrum, Imunity and the Aging Process,” Nature’s Impact

“Individu yang betul – betul sehat dapat lebih sehat dengan colostrum hanya untuk menjaga vitalitas dan kesehatan mereka. Colostrum merangsang perkembangan otot dan meningkatkan ketahanan…. Colostrum juga membantu pembakaran lemak tubuh berlebihan (dan) bahkan mungkin bisa membantu membalikkan beberapa tanda – tanda penuaan.”

5. Dr. E.L. palmer, Atlanta, GA Centre for Disease Control

“Colostrum sangat dikenal bahwa banyak sekali antivirus yang terkandung di dalamnya”

6. Dr. Shortridge, et. al, Journal of Tropical Pediatrics

“Colostrum mengandung banyak inhibitor nonspesifik yang dapat menghambat penyakit pernafasan yang meluas, terutama virus – virus influenza. Colostrum sangat dipuji terutama karena sangat efektif melawan wabah virus – virus Flu Asia yang berpotensi menyebabkan kematian yang timbul dari mutasi hewan / manusia.”

7. Dr. Olle Hernell, University of Ulmea, Sweden, Science

“Glikoprotein yang terkandung dalam bovine colostrum, menghambat perkembangan bakteri Helicobactor pylori yang menyebabkan tukak lambung. Colostrum mengandung sejumlah Interleukin-10 (zat pereda inflamasi sangat kuat) yang signifikan. Ditemukan bahwa colostrum sangat signifikan dalam mengurangi peradangan pada pembengkakan sendi dan bagian yanng cidera.”

8. Dr. Michael Julius, mcGill University, Montral, Science News

“Colostrum dan ASI (manusia dan sapi) merangsang sistem imun bayi yang baru lahir, proteein- protein tidak teridentifikasi mempercepat kematangan B Lymphocytes (sejenis sel darah putih) dan memerintahkan mereka untuk memproduksi antibodi – antibodi.”

9. Dr. L.B. khazenson, Microbial & Epidemial Immunobiology

“setelah melakukan studi dengan para sukarelawan ditemukan bahwa pertahanan aktivitas biologis dari IgG (immunoglobulin), pada sekresi pencernaan orang dewasa yang mengkonsumsi bovine colostrum menunjukkan imunisasi usus yang pasif untuk pencegahan dan perawatan penyakit usus yang akut.”

10. New England Journal of Medicine

“Imunoglobulin dari bovine colostrum sangat efektif dalam mengurangi dan mencegah infeksi virus dan bakteri pada masalah defisiensi kekebalan: Bone Marrow Recipient, bayi prematur, AIDS, dll”

11. Dr. Staroscik, et. al., Molecular Immunology

“PRP yang terkandung dalam bovine colostrum, memiliki kemampuan yang sama untuk mengatur aktivitas sistem imun dibandingkan dengan hormon – hormon kelenjar Tymus. PRP mengaktifkan sistem imun yang kurang aktif, membantu sistem imun untuk bertindak melawan organisme – organisme penyebab penyakit. PRP juga menekan sistem imun yang aktif berlebihan, seperti yang sering terlihat pada penyakit autoimun. PRP adalah anti inflamasi yang sangat kuat dan juga bertindak sebagai prekursor sel-T untuk memproduksi pembantu sel-T dan penekan sel-T

Untuk info lanjut hubungi : Rudi Hartono : 0813 1940 1333 / 0817 741 333
Kunjungi : www.mcolostrum.wordpress.com